KECAMATAN GUGUAK

KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Nagari Simpang Sugiran

Admin
Sabtu, 12 Juni 2021
231 Dibaca
...

Nagari Simpang Sugiran

Menurut cerita yang diperoleh dari nenek moyang secara turun temurun,nagari ini merupakan hutan yang mempunyai lurah-lurah dan bersimpang–simpang.Waktu mulai dihuni masyarakat tidaklah jelas,namun rombongan yang pertama datang menetap dan membuat perkampungan kecil di lereng-lereng bukit. Saat ini daerah yang pertama kali dihuni masyarakat disebut nagari tingga. Sebagian masyarakat tinggal di Nagari tingga lokuang, Nagari Tingga Baliak, Namun ada yang berpindah–pindah dan tinggal di Ateh Supinang serta di Ateh Talao.

Berhubung penduduk sudah semakin banyak, maka diadakanlah munsyawarah untuk membangun tempat  beribadah yaitu Mesjid. Mesjid yang dibangun pertama kali terletak di Lokuang. Mesjid itu sekarang disebut Mesjid Surau Tuo Lokuang.

Selain tempat beribadah maka dibangun pula tempat musyawarah yang terletak di Sawah Liat. Di tempat inilah dimusyawarahkan masalah adat dan juga tentang nama nagari. Saat tersebut muncullah beberapa nama nagari ini seperti “Simpang Kubang”, “Simpang Sorai”, “Simpang Talao”.Ketiga nama itupun dipopulerkan pada saat musyawarah. Namun pada musyawarah –musyawarah berikutnya diajukan lagi satu nama yaitu “Simpang Sugiran”. Secara Musyawah “Bulek aia kapamuluah Bulek Kato Kamufakat”. Kata Sugiran berasal dari Kata “gisiran”yang artinya Geseran. Berkas geseran itu dapat dilihat pada pohon kayu. Geseran ini disebabkan oleh Gunjo (landak) dan babi hutan yang suka mengeserkan badanya ke batang–batang kayu. Penggunaan kata “Simpang‘’disebabkan karena daerah ini pertama kalinya bersimpang simpang. Maka dinamailah Nagari ini dengan nama “SIMPANG SUGIRAN”.

Secara adat Nagari Simpang Sugiran terdiri dari 4 (empat) suku, yaitu:

- Suku Sembilan                     : Koto,Piliang dan Payobodar

- Suku Bodi Caniago               : Caniago Godang ,Caniago Ketek,Caniago Supinang ,Sipanjang

- Suku Jambak/Pitopang        : Jambak dan pitopang

- Suku Bendang                       : Bendang dan Melayu

Jumlah Niniak Mamak yang ada di Nagari Simpang Sugiran ini adalah 68 Niniak Mamak yang terdiri dari :

- Suku Sembilan

          Kampuang Koto                       : 5 (Lima)niniak mamak

          Kampuang Piliang                   :15 (Lima Belas) niniak mamak

          Kampuang Payobodar             :1 (Satu) niniak mamak

- Suku Bodi Caniago

          Kampuang Caniago                 :19 (Sembilan Belas ) niniak mamak

          Kampuang Singkuang             :5 (Lima) niniak mamak

-Suku Jambak /Pitopang

          Kampuang Jambak                  : 12 (Dua Belas) niniak mamak

          Kampuang Pitopang                : 4 (empat) niniak mamak

-Suku Bendang

          Kampuang Bendang                :4 (empat) niniak mamak

          Kampuang Melayu                   :3 (Tiga) niniak mamak

Menurut Jabatanya 68  niniak mamak tersebut terdiri dari :

  1. 1 (Satu ) niniak mamak Pucuak Adat Nagari Simpang Sugiran
  2. 4 (Empat) niniak mamak ka ompek suku (salah satunya niniak mamak  Pucuak Adat )
  3. 12 (Dua Belas ) niniak mamak adalah wakil ka ompek suku ,yaitu :

-3 (Tiga) niniak mamak dari suku sembilan

-4 (Empat) niniak mamak dari suku Caniago

-3 (Tiga) niniak mamak Suku Jambak

-2 (Dua) niniak mamak dari Suku bendang .

52 (Lima Puluh Dua ) niniak mamak Andiko (dari seluruh suku ).

Pemangku adat di nagari simpang sugiran selain dari niniak mamak adalah :

  1. 8 (Delapan ) orang Hulu Balang adat dan 1 (Satu)  orang Montir. Hulu balang dari :

-2 (Dua) hulu balang dari suku sembilan

-2 (dua) hulu balang dari suku caniago

-2 (dua) hulu balang dari suku jambak

-2 (dua ) huli balang dari suku Bendang

  1. 4 (Empat)Imam Adat, Satu dari masing –masing suku
  2. 4 (Empat) Tuanku /Ongku,satu dari masing –masing suku
  3. 4 (Empat) Bilal Adat, Satu dari masing–masing suku

Imam, Tuanku dan Bilal merupakan merupakan sebagai Alim Ulama Sejarah Pemerintahan Nagari Simpang Sugiran dapat dilihat dari tabel berikut :

Tabel 2.1.Daftar Pemerintahan /Wali Nagari Simpang Sugiran dari tahun1946 sampai dengan tahun 2019

NO

NAMA

JABATAN

TAHUN

KET

1

Amrin Malin Mudo

Wali Nagari Simpang Sugiran

1946-1950

 

2

Karibainan Dt.Mantari Sati

Wali Nagari Simpang Sugiran

1950-1952

 

3

Darumin Dt.Singo Dirajo

Wali Nagari Simpang Sugiran

1952-1962

 

4

Darumin Dt.Singo Dirajo

Wakil Wali Nagari Kubang untuk Simpang Sugiran

1962-1965

 

5

Faisal Dt.Bosar Marajo

Wakil Wali Nagari Kubang untuk Simpang Sugiran

1969-1969

 

6

Ar.Dt.Rajo Malano

Wakil Wali Nagari Simpang Sugiran untuk Simpang Sugiran

1969-1979

 

7

Ar.Dt.Rajo Malano

Kepala Desa Baliak

1979-1984

 

8

Pahmi

Kepala Desa Lokuang

1979-1984

 

9

Marhum

Kepala Desa Lakuang

1979-1984

 

10

AR.Dt.Rajo Malano

Kepala Desa Simpang Sugiran

1984-1989

 

11

Marmis

Kepala Desa Simpang Sugiran

1989-1999

 

12

A.Dt.Majo Indo

Kepala Desa Simpang Sugiran

1999-2002

 

13

Malkisran

Wali Nagari Simpang Sugiran

2003-2009

 

14

Malkisran

Wali Nagari Simpang Sugiran

2009-2013

 

15

Iswaris Chan

Wali Nagari Simpang Sugiran

2013-2019

 

            Sumber.Berbagai Sumber

  • Batas Administrasi

Nagari Simpang Sugiran terletak di wilayah Pemerintahan Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota dengan ketinggian 515 mdl dan luas wilayahnya 1930 Ha.

Nagari Simpang Sugiran mempunyai batas-batas wilayah sebagai berikut :

-Sebelah Utara berbatas dengan Nagari Kubang

-Sebelah Selatan berbatas dengan Nagari Sungai Balantiak

-Sebelah Barat berbatas dengan Nagari Sungai Talang

-Sebelah Timur berbatas dengan Nagari Suayan

Secara administrasi Nagari Simpang Sugiran memiliki 3 jorong,yaitu :

1.Jorong Boncah

2.Jorong Baliak

3.Jorong Lokuang

                  Tabel 53Jumlah dan Luas Jorong Nagari Simpang Sugiran

NO

NAMA JORONG

LUAS (Ha)

1

Jorong Boncah

852

2

Jorong Baliak

480

3

Jorong Lokuang

598

 

            Nagari Simpang Sugiran terletak pada ketinggian 515 meter dari permukaan laut,curah hujan rata-rata sebanyak 2900 mm/tahun dengan topografi daerah sebagai berikut :

  • Datar                         : 70 %
  • Bergelombang      : 10 %
  • Sedikit miring        : 15 %
  • Curam                      :   5 %

 

  • Hidrologi dan Iklim

            Nagari Simpang Sugiran beriklim tropis dengan suhu rata-rata 30ºC.Sumber air di Nagari Simpang Sugiran berasal  dari air pegunungan dan air tanah. Air pegunungan merupakan air yang mengalir dari pegunungan dan perbukitan.Air ini banyak dimanfaatkan bagi masyarakat untuk mengairi sawah,kolom ikan, minum ternak.Bagi sebagian kecil masyarakat air pegunungan ini juga dimanfaatkan untuk memasak ,mencuci dan kakus .Air tanah adalah air yang bersal dari tanah baik yang didapatkan dari galian (sumur) ataupun pengeboran .Sebagian besar masyarakat simpang sugiran mempunyai Air tanah ini hanya dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga seperti memasak , MCK (mandi, cuci dan kakus) dan peternakan ayam.

                                                 Tabel 54Sumber Air Bersih di Nagari Simpang Sugiran

No

Sumber Air

Jumlah (Unit)

Pemanfaat(KK)

Kondisi

1

Mata Air

25

50

Baik

2

Sumur Gali

521

441

Baik

3

Sumber Lain

30

60

Baik

           

  • Keadaan Tanah 

                                                                 Tabel 55Tingkat Kesuburan Tanah

No

Tingkat Kesuburan

Luas (Ha)

1

Sangat Subur

6

2

Subur

17

3

Sedang

34

4

Tidak Subur/Kritis

-

JUMLAH

57

                                                          Sumber: Profil Nagari Simpang Sugiran

 

Berdasarkan tabel di atas Nagari Simpang Sugiran tingkat kesuburan tanah yang teluas adalah sedang yaitu 34 Ha,sedangkan yang terkecil adalah sangat subur yaitu 6 Ha.

  • Tingkat Erosi Tanah

Tanah di Nagari Simpang Sugiran juga mengalami erosi ,Tingkat erosi tanah ini juga bermacam–macam sesuai dengan letak dan kemiringannya. Tingkat erosi ini dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 56Tingkat Erosi Tanah

No

Tingkat Erosi

Luas (Ha)

1

Tidak ada Erosi

-

2

Erosi Ringan

2

3

Erosi Sedang

3

4

Erosi Berat

5

JUMLAH

10

                                                                                                                                Sumber: Profil Nagari Simpang Sugiran

Kedalaman Solum Tanah (Ketebelan Kulit Bumi /Tanah yang mengandung hara). Kedalaman Solum tanah adalah ketebelan kulit bumi atau tanah yang mengandung unsur hara.Luas daerah yang mempunyai tingkatan kedalam solum tanah tersebut dapat dapat dilihat pada tabel:

                                                                         Tabel 57Kedalaman Solum Tanah

No

Kedalaman Solum Tanah

Luas  (ha)

1

Lebih dari 200

-

2

Antara 100-200

-

3

Antara 50-99

35

4

Kurang dari 50

20

JUMLAH

55

   

  • Lahan Kritis dan Lahan Terlantar

Lahan kritis dan lahan terlantar yang terdapat di Nagari Simpang Sugiran dapat dilihat dari tabel berikut:

                                          Tabel 58Lahan Kritis dan Lahan Terlantar

No

Kondisi Lahan

Luas (ha)

1

Lahan Kritis

-

2

Lahan Terlantar

30

3

Lahan Pasang Surut

-

4

Lahan Gambut

Berita terbaru
`

Feedback